Sebagian besar prosedur bedah pankreatektomi dilakukan untuk mengobati tumor atau kanker pankreas. Ada sekelompok pasien tertentu dengan peradangan kronis pada pankreas yang dapat memperoleh manfaat dari pankreatektomi total untuk meredakan nyeri perut kronis mereka.
Pankreatektomi merupakan opsi pengobatan yang berpotensi menyembuhkan dalam penanganankanker pankreas. Dalam prosedur ini, pankreas diangkat sebagian atau seluruhnya. Operasi pankreatektomi total melibatkan pengangkatan tidak hanya pankreas tetapi juga bagian-bagian organ lain, termasuk lambung, kandung empedu, usus, limpa, saluran empedu, dan beberapa kelenjar getah bening. Di sisi lain, pankreatektomi parsial merujuk pada pengangkatan bagian tertentu dari pankreas, seperti ekor (pankreatektomi distal), kepala (prosedur Whipple), atau badan (pankreatektomi median).
Pembedahan pankreas parsial dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, tergantung pada tingkat keparahan penyakit pankreas. Jenis-jenis utama pembedahan pankreas parsial meliputi:
ektomi Pankreas Distal Mengangkat ekor dan sebagian tubuh pankreas. Prosedur ini sering dilakukan untuk mengobati tumor yang terletak di ekor pankreas.
Pancreaticoduodenectomy (Prosedur Whipple)
Mengangkat kepala pankreas, sebagian duodenum, kandung empedu, dan saluran empedu. Prosedur ini umumnya digunakan untuk mengobati kanker pankreas di bagian kepala pankreas.
Median Pankreatikektomi Prosedur ini melibatkan pengangkatan bagian tengah pankreas untuk menargetkan lesi atau tumor di tubuh pankreas. Prosedur ini lebih kompleks dibandingkan dengan pankreatikoduodenektomi distal dan memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.
Pankreatektomi adalah operasi besar yang terkait dengan morbiditas/komplikasi yang signifikan, dengan peluang 30-60% bahkan di pusat bedah terbaik di dunia. Pankreatektomi distal terkait dengan mortalitas 1-3%, sementara prosedur Whipple terkait dengan mortalitas 3-5%. Pertimbangan penting adalah bahwa keputusan untuk melakukan operasi pankreatektomi harus dibahas secara mendalam dan risiko/manfaatnya dijelaskan dengan jelas. Operasi semacam ini memiliki hasil yang lebih baik di pusat-pusat bedah pankreas dengan volume tinggi atau oleh ahli bedah yang berpengalaman. Meskipun ada risiko bedah, pankreatektomi tetap menjadi satu-satunya opsi yang berpotensi menyembuhkan bagi pasien dengan kanker pankreas.
Operasi pankreatektomi dilakukan untuk mengangkat jaringan pankreas yang terkena kanker, tetapi dapat menyebabkan komplikasi ringan hingga berat, yang dapat berakibat fatal.
Komplikasi yang timbul akibat operasi pengangkatan pankreas bergantung pada bagian atau jaringan pankreas mana yang diangkat. Komplikasi tersebut dapat meliputi hal-hal berikut:
Perdarahan atau Pendarahan
Selama operasi pengangkatan pankreas (pancreatectomy), ahli bedah harus melakukan pembedahan dan pengangkatan bagian pankreas yang terkena dengan hati-hati, sambil menghindari pembuluh darah di sekitarnya. Meskipun perdarahan dapat terjadi jika pembuluh darah secara tidak sengaja rusak, ahli bedah yang berpengalaman akan menangani situasi tersebut dengan cepat.
Selain itu, koagulopati, yaitu gangguan pembekuan darah sementara yang dapat terjadi selama operasi, dapat meningkatkan risiko pendarahan. Jangan khawatir, tim bedah Anda akan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko ini dan memantau tanda-tanda pendarahan sepanjang prosedur.
Fistula Pankreas
Hal ini dapat terjadi baik pada prosedur Whipple maupun pankreatektomi distal. Fistula pankreas terjadi ketika jaringan pankreas sembuh dengan buruk setelah operasi, menyebabkan kebocoran cairan pankreas ke dalam rongga perut. Jika fistula tidak terkendali, hal ini dapat menyebabkan syok dan kegagalan organ. Sebagian besar fistula pankreas akan sembuh seiring waktu, biasanya dalam beberapa minggu.
Infeksi Luka
Selain itu, pengangkatan seluruh pankreas dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan endokrin, seperti kesulitan dalam pencernaan, penurunan berat badan, diare (tinja encer), dan diabetes. Dokter biasanya akan meresepkan obat setelah prosedur pengangkatan pankreas jika gejala-gejala ini muncul.
Karena pankreas bertanggung jawab atas sekresi beberapa enzim pencernaan, operasi pada pankreas dapat menyebabkan kebocoran cairan enzim, yang dapat mengakibatkan gangguan pencernaan atau kerusakan pada jaringan dan organ sekitarnya.
Perawatan Profesional yang Dapat Anda Andalkan
Kantor Baru Grup DLS
Kami telah membuka kantor administrasi baru untuk mendukung operasional kami.
Alamatnya adalah:
545 Orchard Road
#10-09 Far East Shopping Centre
Singapura 238882
Semua layanan medis tetap beroperasi seperti biasa di keempat klinik kami.
Terima kasih!
Konsultan Bedah Senior
Konsultan Bedah Senior