Abses di hati adalah kumpulan cairan kental atau nanah; biasanya disebabkan oleh adanya organisme bakteri, parasit, dan/atau jamur yang menyebar dari saluran pencernaan seseorang.
Nanah terdiri dari sel darah putih, sel mati, dan bakteri yang terbentuk saat tubuh kita melawan infeksi. Abses biasanya disertai dengan pembengkakan dan peradangan di area sekitar hati, yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan di perut.
Dibandingkan dengan abses hati, kista hati tidak mengandung nanah. Kista hati biasanya berkembang secara insidental atau kongenital, sehingga sulit untuk memprediksi prevalensinya secara tepat. Sebagian besar pasien yang menderita kista hati didiagnosis setelah usia 40 tahun.
Berikut ini adalah berbagai jenis kista hati:
Kista Sederhana:
Kista ini biasanya bersifat kongenital dan dilapisi oleh epitel tipe biliaris (cairan kista terus-menerus diproduksi dan menumpuk kembali setelah aspirasi). Sebagian besar kista bersifat tunggal dan disertai gejala, seperti ketidaknyamanan, nyeri, dan pembengkakan perut bagian atas. Namun, penelitian menunjukkan bahwa hanya 5% pasien yang terkena kista hati pernah mengalami gejala. Sebagian besar kista semacam ini dibiarkan begitu saja setelah didiagnosis kecuali pasien mengalami gejala.
Kista kompleks:
Kista semacam ini dapat menunjukkan septum di dalam kista, dapat bersifat multi-lokulasi, atau memiliki nodul di sepanjang dinding kista. Karakteristik kista ini penting untuk diidentifikasi karena kista kompleks dapat menjadi perhatian atau berisiko mengalami transformasi menjadi kanker.
Penyakit Hati Polikistik (PCLD/PLD):
Ini adalah kondisi bawaan yang biasanya terkait dengan sindrom ginjal polikistik dominan autosomal dengan mutasi pada gen SEC63, PRKCSH, PKD1, atau PKD2. Penderita mungkin mengalami nyeri di perut dan sisi kanan tulang rusuk.
Kista neoplastik:
Kista adenoma atau kista adenokarsinoma bilier dianggap sebagai kondisi yang jarang terjadi. Pasien mungkin tidak menunjukkan gejala atau mengalami gejala yang tidak spesifik, seperti kembung, rasa penuh, dan mual. Jika kista membesar, pasien mungkin mengalami nyeri perut. Biasanya, kista semacam ini mengandung cairan empedu, berbeda dengan cairan bening pada kista sederhana.
Kista hidatid:
Kista ini terutama disebabkan oleh infestasi parasit yang dikenal sebagai Echinococcus granulosus. Anjing, serigala, dan karnivora lainnya bertindak sebagai inang, mengeluarkan telur parasit dalam feses mereka, yang dapat secara tidak sengaja tertelan oleh manusia. Larva telur parasit ini menyerang pembuluh darah mesenterik dan saluran pencernaan manusia, melewati hati untuk menyelesaikan siklus hidupnya. Diketahui bahwa orang yang memiliki kontak langsung dengan anjing, atau yang memelihara domba atau sapi, berisiko lebih tinggi terinfeksi penyakit ini.
Pasien dengan abses hati mungkin mengalami gejala-gejala berikut:
Abses hati dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan segera. Komplikasi lain meliputi:
Antibiotik:
Ini sering menjadi pilihan pengobatan pertama yang ditawarkan dokter untuk mengobati abses. Pengobatan antibiotik ini biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 bulan untuk penyembuhan penuh.
Drainase:
Pasien yang didiagnosis dengan abses hati piogenik besar dapat diobati dengan drainase yang dipandu oleh gambar menggunakan CT scan atau ultrasonografi. Drainase bedah mungkin diperlukan untuk abses hati yang berukuran lebih dari 5 cm, multipel, atau memiliki banyak lokus.
Tindakan pendukung:
Tindakan pendukung lainnya untuk mengobati kondisi ini meliputi konsumsi nutrisi yang tepat dan asupan cairan yang cukup.
Kista hati biasanya tidak menunjukkan gejala yang jelas dan seringkali terdeteksi selama pemeriksaan kesehatan rutin. Beberapa kista dapat berpotensi berbahaya dan mengancam nyawa, sehingga konsultasi dengan spesialis sangat dianjurkan untuk kista hati yang mencurigakan.
Perawatan Profesional yang Dapat Anda Andalkan
Kantor Baru Grup DLS
Kami telah membuka kantor administrasi baru untuk mendukung operasional kami.
Alamatnya adalah:
545 Orchard Road
#10-09 Far East Shopping Centre
Singapura 238882
Semua layanan medis tetap beroperasi seperti biasa di keempat klinik kami.
Terima kasih!
Konsultan Bedah Senior
Konsultan Bedah Senior